Selasa, 23 Februari 2010

Inikah penyelesaian Konjektur Goldbach

Konjektur Goldbach merupakan sebuah permasalahan matematika yang cukup memusingkan para ahli matematika.

Konjektur Goldbach berbunyi:“ Setiap bilangan bulat genap yang lebih besar dari 2 dapat ditulis sebagai jumlah dari dua bilangan prima ”
Contoh:


  4 = 2 + 2
  6 = 3 + 3
  8 = 3 + 5
10 = 3 + 7 = 5 + 5
12 = 5 + 7
14 = 3 + 11 = 7 + 7
dst.


Salah satu teman saya menjawab dengan sifat pada bilangan genap yang bisa dinyatakan sebagai penjumlahan dari dua bilangan ganjil (hampir semua bilangan prima adalah ganjil), saya hanya sedikit menambahkan yaitu bilangan genap bisa dinyatakan sebagai penjumlahan dari dua bilangan genap dan ganjil. Anda bisa membuktikannya dengan aljabar sederhana tanpa harus mengetahui pola dari bilangan prima. Sederhana saja bukan.

7 komentar:

  1. Penjelasan yang sangat menarik, tapi pembuktian sederhana itu mungkin lebih baik bisa diperlihatkan. Terima kasih....

    BalasHapus
  2. Ya, memang benar bahwa formula bilangan genap adalah 2n dg n adalah bil. genap atau bil. ganjil.
    Tapi tidak serta merta menjadi jaminan bahwa n=bil prima.

    Konjektur Goldbach berbunyi:“ Setiap bilangan bulat genap yang lebih besar dari 2 dapat ditulis sebagai jumlah dari dua bilangan prima ”

    Setiap penjumlahan 2 bilangan prima = 2n = bil. genap, tapi belum tentu setiap 2n dr penjumlahan bil. prima itu adalah koleksi lengkap dr bilangan genap yg lbh besar dr 2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    4. Salah, karena 7+2=9,9bukan bilangan genap tp bilangan ganjil
      #trimakasih

      Hapus
  3. saya setuju...
    bukti yang di paparkan di atas adalah bukti untuk teorema yang berbunyi " setiap penjumlahan dua bilangan prima adalah bilangan genap"

    tapi kan bunyi konjektur goldbach“ Setiap bilangan bulat genap yang lebih besar dari 2 sebut saja 4,6,8,...... dapat ditulis sebagai jumlah dari dua bilangan prima ”.ini berbeda dengan teorema diatas

    BalasHapus